Showing posts with label programming. Show all posts
Showing posts with label programming. Show all posts

Saturday, 4 June 2016

Data String dan Penulisan dalam PHP

Data String dan Penulisan dalam PHP



Sesuai janji saya pada artikel sebelumnya, kali ini saya akan menjelaskan Tipe data : Data String. Langsung simak gan.

Data string merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan karakter, angka, dan juga kalimat atau gabungan dari angka dan kaliamat. Ada empat cara untuk melakukan penulisan tipe data string, yakni Single Quoted, Double Quoted, Heredoc, dan Nowdoc.

1. Penulisan String Single Quoted

Penulisan tipe data String menggunakan single quoted (tanda petik satu, karakter '). Pada praktiknya kita cukup membuat sebuah kata atau kalimat dan menambahkan tanda petik satu di awal dan akhir kalimat. Apabila kita ingin menuliskan tanda petik satu dalam kode PHP, maka kita harus memakai karakter backslash ( \ ) dahulu agar tidak dinaggap sebagai penutup string. Apabila kita juga ingin menuliskan tanda backlash dalam kode PHP, kita harus menulisnya sebanyak 2 kali ( \\ ).

 2. Penulisan String Double Qouted

String Double Quote merupakan penulisan dengan menggunakan double quote (tanda petik dua, karakter "). Dengan menggunakan fungsi double quote, kita bisa menulis karakter khusus seperti carriage return (\n) dan karakter tab (\t). Selain itu, dengan menggunakan fungsi ini PHP akan memproses setiap variabel (ditandai tanda $ di depan kata) dan menampilkan nilai dari variabel tersebut. Perlu kita ketahui bahwa untuk menampilkan karakter khusus seperti tanda petik ( ' ), tanda dollar ($) dan tanda-tanda khusus lainnya, kita harus menggunakan tanda backlash ( \ ). Untuk semakin memperbanyak wawasan kita, berikut adalah karakter khusus pada String Double Quote:
1. \" --> karakter tanpa petik dua
2. \n --> Karakter newline
3. \r --> karakter carriage return
4. \t --> karakter tab
5. \\ --> karakter backslash
6. \$ --> karakter dollar sign
7. \{ --> karakter pembuka kurung kurawal
8. \} --> karakter penutup kurung kurawal
9. \[ --> karakter pembuka kurung siku
10. \] --> karakter penutup kurung siku
11. 0\ sampai \777 --> karakter ASCII menggunakan nilai oktal
12.\x0 sampai \xFF --> karakter ASCII menggunakan nilai heksadesimal

 3. String Heredoc.

4. String Nowdoc.

Ts kurang ngerti yang no 3 sama no 4. Jadinya dikosongin pengertiannya, daripada ngasih penjelasan yang salah.
Sekian untuk kali ini pemersah :D


 

Data Float dan Penulisan di PHP

Data Float dan Penulisan dalam PHP



Hello mblo, kini saya akan melanjutkan tentang tipe data PHP. Kalau sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang Data integer dan penulisan dalam PHP, sekarang saya akan melanjutkan pembahasan tentang salah satu tipe data PHP. Yaitu Data Float dan Penulisannya di PHP.

Data float atau biasa disebut tipe data floating point atau real number merupakan tipe data angka yang memilki bagian desimal di akhir angka atau memilki floating point. Secara bahasa, floating point merupakan istilah dalam bahasa inggris untuk menyebut tanda 'titik' yang menandakan bilangan desimal.

Konsep di atas mungkin agak membingungkan (iya kan? jujur laah :D). Intinya, data float merupakan data yang memiliki angka desimal. Contoh: 0,3 atau 4,64. Adapun kisaran angka float bergantung kepada komputasi processor yang digunakan, walaupun pada umumnya berupa angka mulai dari 1.7 x 10^-308 sampai dengan 1.76^+308 dengan 15 digit keakuratan. Kita perlu tahu bahwa hanya saat membuka aplikasi matematis tingkat tinggi, kita menggnakan angka float sampai 15 digit.

Adapun panulisan nilai desimal ditandai dengan tanda "titik", bukan "koma". Nilai 0,79 harus ditulis 0.79. Apa yang terjadi jika kita tetap memaksakan mamakai tanda "koma" ? . Yang terjadi jika anda tetap memaksakan mengghnakan "koma" adalah, PHP akan menampilkan pesan error jika sebuah nilai ditulis dengan angka 0,79.

Penulisan tipe data float dalam PHP hanya mendukung 2 cara penulisan, yaitu penulisan desimal sehari-hari, seperti 0.21 atau 3.98 dan penulisan format scientific notation, seperti 0.321E2 atau 43.0E-7.

Oke sekia untuk kali ini, saya akan menjelaskan tentang tipe data selanjutnya yaitu Data String pada artikel berikutnya. Sampai jumpa lagi mblooh :D.


Data Integer dan Penulisan dalam PHP

Data Integer dan Penulisan di PHP



Sore broh, kali ini kita akan membahas tentang tipe-tipe data, salah satu nya data integer ini. Tipe-tipe data yang lainnya akan saya bahas pada postingan berikutnya, okehh :D . 

Data integer atau lebih mudah kita sebut data angka bulat adalah tipe data yang berupa angka bulat seperti 2, 31 dan -342. Kisaran angka integer ini bergantung kepada kemampuan komputasi komputer. Umumnya dimulai dari -2,147,483,684 sampai dengan +2,147,483,684 atau 32 bit. Apabila kita mengetahui nilai maksimal tipe data integer pada komputer kita, telah disediakan oleh PHP konstanta PHP_INT_MAX, yaitu: 
<?php
Print PHP_INT_MAX; // 2147483647
?>
 Nilai integer dapat bernilai positif (+) maupun negetif (-).Namun, apabila tidak diikuti kedua tanda tersebut, maka akan diasumsikan positif.
Perlu kita ketahui, meski sering digunakan menamppung angka dengan base 10 (desimal), tipe data integer digunakan juga untuk menulis angka base 16 (hexadecimal), base 8 (octal), dan base 2 (binary). Lalu, pakah maksud ketiga base angka tersebut? Berikut definisi dan cara penulisan angka base 16 (hexadecimal), base 8 (octal), dan base 2 (binary):

1. Penulisan Angka Hexadecimal.

Angka hexadecimal atau biasa disebut ya, hexadecimal :D dalam PHP merupakan angka khusus dengan bilangan penyusunnya terdiri dari 16 digit, terdiri dari angka 0-9, dan huruf A-F. Angka hexadecimal biasa digunakan untuk pemrosesan dalam perhitungan komputer. Pada praktik pemrograman, heksadecimal diguankan dalam  panulisan kombinasi warna pada CSS. Contoh, warna merah ditulis: fff0000, biru: 0000ff, abu-abu: cccccc, dsb.

Adapun cara untuk membuat sebuah variabel integer yang berisi angka heksadesimal, yaitu sebelum karakter angka didahului "0x". Karakter "0x" ini memberitahu  PHP bahwa angka setelahnya merupakan heksadecimal 64FD ditulis dengan dengan 0x64FD.

2. Penulisan Angka Oktal.

BIlangan oktal merupakan bilangan yang bercirikan 8 digit, yaitu karakter 0-7 dan sering digunakan untuk komputasi numerik dalam komputer. Penulisan bilangan oktal ke dalam variabel PHP harus menggunakan tanda "0" di awal angka. Selanjutnya, angka desimal 511 ditulis dalam bentuk oktal 777, sehingga penulisannya dalam PHP menjadi 0777.

3. Penulisan Angka Biner.

Bilangan biner atau biasa disebut binary dalam PHP merupakan bilangan yang memilki karakteristik terdiri dari 2 digi, yaitu 0 dan 1. Prinsip bilangan biner ini menjadi landasan perhitungan komputer. untuk lebih mudah menghafal bilangan biner ini, kita sebut saja bilanganbiner dengan bilangan logika, yakni logika benar (ditandai dengan angka 1), dan logika salah (ditandai dengan angka 0). Angka integer biner ditulis dengan awalan 0b (angka nol dan huruf b) dalam PHP. Nilai desimal 222 dalam notasi biner ditulis 11011110, sehingga untuk menyimpannya dalam variabel PHP ditulis dengan 0b11011110.

Sekian pembahasan kita kali ini tentang Data Integer dan Penulisan di PHP. Tipe data PHP lainnya akan kita bahas pada artikel selanjutnya. Terimakasih sudah mengunjungi blog saya, sampai jumpa..

 

Friday, 3 June 2016

Konstanta dan Penulisan di PHP

Konstanta dan penulisan di PHP


Hello gays. Kalo sebelumnya kita sudah membahas tentang Variabel dan Penulisan di PHP, kali ini kita akan membahas mengenai Konstantan dan penulisan di PHP. cekidot gans...

Konstantan merupakan nilai dari sebuah variabel yang nilainya tetap atau nilai dari variabel tersebut tidak akan berubah. Sama seperti variabel, konstanta juga memiliki ciri penulisan tersendiri, yaitu :

1. Pendefinisian Konstanta di PHP.

Untuk melakukan pendefinisian konstanta, kita harus memenuhi 2 syarat berikut. Pertama, menggunakan kata kunci, yaitu dengan menambahkan nilai kepada sebuah variabel, tetapi didahului kata const. Kedua, menggnakan fungsi define. Apabila menggnakan fungsi ini, kita membutuhkan 2 nilai, yakni nama konstanta dan nilainya. Adapun perbedaan const dan fungsi define yaitu const hanya dapat digunakan pada top-level scope, yakni harus dalam lingkungan globab PHP. Sedangkan di dalam fungsi, loop, atau kondisi IF kita harus menggnakan define.
Berikut format const dan fungsi define:
const nama_konstanta = nilai_konstanta;
define ("nama_konstanta",nilai_konstanta);

2. Case Sensitif

Sifat konstanta yang case sensitif hampir sama seperti variabel. Sifat case sensitif ini juga membuat konstanta mampu membedakan huruf besar dan kecil dan dianggap berbeda. RIZA, RizA, dan riza diartikan konstanta yang berbeda. Berdasarkan kesepakatanm penulisan konstanta dianjurkan dianjurkan menggnakan HURUF BESAR. Hal ini bertujuan agar lebih mudah untuk membedakan antara konstantan dengan variabel.

3. Nilai Konstanta Tidak Dapat Diubah.

Sifat konstanta ini berlawanan dengan variabel yang indentik dengan dinamis. Hal ini menyebabkan apabila sebuah konstanta telah didefinisikan maka tidak bisa diubah.
Selain itu, konstanta dalam PHP hanya dapat berisi tipe data sederhana (skalar), yaitu: boolean, integer, float, dan string. Sedangakan variabel dapat berisi tipe data turunan seperti array, objek, atau resources.

4. Predefined Constant

Definisi Predefined Constant sama seperti variabel. PHP ternyata tidak pilih kasih dan telah membuat beberapa konstanta yang telah didefinsikan dan tidak bisa diubah nilainya. Namun ada pengecualian, yang mana Predefined Constant dalam PHP akan bertambah tergantung modul yang ada. Berikut Predefined Constant pada sistem inti PHP :
PHP_VERSION, PHP_MAJOR_VERSION, PHP_MINOR_VERSION, PHP_RELEASE_VERSION, PHP_VERSION_ID, PHP_EKSTRA_VERSION, PHP_ZTS, PHP_DEBUG, PHP_MAXPATHLEN, PHP_OS, PHP_SAPI, PHP_EOL, PHP_INT_MAX, PHP_INT_SIZE, DEFAULT_INCLUDE_PATH, PEAR_INSTALL_DIR, PEAR_EXTENSION_DIR, PHP_EXTENSION_DIR, PHP_PREFIX, PHP_BINDIR, PHP_BINARY, PHP_MANDIR, PHP_LIBDIR, PHP_DATADIR, __LINE__ , __FILE__ , __DIR__ , __FUNCTION__ , __CLASS__ , __TRAIT__ , __METHOD__, __NAMESPACE__,

Daftar Predefined Constant diatas dapat kita lihat di http://php.net/manual/en/reserved.constants.php 

Sekial kali ini, termikasih dan sampai jumpa gans :D .


Variabel dan penulisan di PHP

Variabel dan penulisan di PHP

 


Selamat malam kawula muda :D. Kini kita membahas mengenai Variabel dan Penulisan di PHP. Oke, langsung kita bahas ya :

Variabel merupakan sebuah wadah untuk menyimpan nilai dan nilai yang ada di dalam variabel bisa kita ubah. Apabila kita membahas variabel, maka kita juga akan mengenal deklarasi. Variabel merupakan sebuah hasil, sedangkan deklarasi merupakan proses untuk menciptakan hasil tersebut. Variabel merupakan inti dari sebuah bahasa pemrograman. Hal ini berkaitan dengan fungsi variabel yang mana karena variabel kita dapat memanipulasi data input menjadi nilai yang diinginkan.

Kita tidak boleh sembarangan untuk menuliskan variabel ini. Karena variabel merupakan inti dan tentu sangat penting dalam pemrogramanm maka saat menuliskannya harus sesuai aturan. Adapun aturan dalam penulisan variabel adalah:

1. Diawali tanda $.

Pada penulisan variabel di dalam PHP harus diawali dengan dollar sign atau tanda dollar ( $ ). Setelah tanda $, sebuah variabel dalam PHP harus diikuti dengan huruf atau underscore ( _ ) untuk karakter pertama dan kita hindari menggunakan huruf atau simbol lainnya. Selanjutnya, variabel dapat diikuti dengan huruf, angka, atau underscore sebagai karakter kedua dan seterusnya. Adapun minimal panjang variabel yaitu 1 karakter yaitu 1 karakter setelah tanda $.
2. Bersifat case sensitif.

Bukan hanya manusia memilki sifat sensitif, variabel juga memiliki sifat Case Sensitif. Untungnya, siat sensitif variabel ini tidak membuatnya mudah marah, tetapi malah menunjukkan salah satu kemampuannya, yaitu mampu membedakan variabel yang ditulis dengan huruf besar dan kecil. Hal ini membuat penulisan $sahabat tidak sama dengan $Sahabat san $SAHABAT. Berdasarkan hal ini, kita usahakan unutk selalu menggunakan huruf kecil untuk seluruh nama variabel yang akan kita tulis agar tidak mendapat maslah dengan ke sensitifan PHP. 
3. Memberikan nilai kepada variabel

Saat kita ingin memberi nilai pada sebuah variabel, PHP menganjurkan kita untuk selalu menggunakan tanda sama dengan ( = ) saat memberi nilai oada sebuah variabel. lha, kok harus gitu? Karena menggunankan tanda (=) kita akan denga mudah mengidentifikasikan bahwa variabel memilki NILAI.
4. Variabel PHP tidak bertipe (Loosely Type Language)

Loosely Type Language adalah jenis bahasa pemrograman yang variabel nya tidak terikat pada sebuah tipe tertentu dan PHP termasuk di dalamnya. Dengan kata lain, setiap variabel pada PHP bebas diisi dengan nilai apapun.

5. Predefined Variables.

Predefines Variables atau biasa disebut sebagai variabel sistem PHP merupakan sekompulan variabel yang telah diidentifikasikan atau dipakai secara sistem oleh PHP. KIta tidak boleh menggnakan nama -nama yang termasuk Predefines Variables saat membuat nama variabel karena akan menimbulkan kabingungan pada PHP untuk melakukan tugas tugasnya. Berdasarkan hal tersebut, kita hindari kesalahan tersebut dengan tidak membuat variabel dengan nama yang sama dengan Predefines Variables.

 Adapun daftar nama-nama Predefines Variables bisa kita temukan di http://www.php.net/reserved.variables.
Selain yang tercatat di web tersebut, masih terdapat beberapa variabel sistem PHP lain.

Sekian ya untuk kali ini, mblo :D .

 

Wednesday, 1 June 2016

Tag-Tag HTML

Tag-Tag pada HTML

Night gan, kini ane akan melanjutkan post ane sebelumnya yaitu Mengenal HTML Lengkap. Karena pengenalan tentang HTML sudah dibahas pada post tersebut, kali ini kita langusng saja membahas Tag-tag nya. cekidott :D
8.Tag <caption>
Digunakan untuk membuar judul sebuah tabel. penggunaan tag ini biasanya bersamaan dengan deklarasi suatu tabel.
9.Tag <center>
 Dipakai untuk menengahkan suatu teks halaman.
10. Tag <div>
Tag ini dugunakan untuk mendefinisikan bagian dari suatu halaman web dengan format atau style tertentu.
11.Tag <font>
Digunakan untuk memformat bentuk font, wanra, ukuran dari sebuah teks.
12.Tag <form>
Yang ini tag untuk memasukkan data. Tag ini biasanya dibantu oleh beverapa komponen lain seperti: input, button, option, dan lainnya.
13.Tag <frame> dan <frameset>
Tag ini digunakan untuk menampilkan halangan web lain dalam sebuah halaman web yang dibuat. Halaman dapat dibuat terpisah dengan menampilkan halaman web yang lain berbeda beda.
14.Tag <head>
Digunakan untuk menampung elemen-elemen header dari sebuah halaman web. penggunaannya seperi pada contoh tag <big>
15.Tag <h1> sampai dengan <h6>
Diguanakan untuk mendefinisikan tulisan header. Untuk mengetahui perbedaan, perhatikan ukuran  setiap teks hasil di browser.
16. Tag <hr>
Digunakan untuk membuat garis horizontal.
17.Tag <html>
Digunakan untuk memberitahu browser bahwa kode yang dituliskan merupakan dokumen HTML. Penggunaannya seperti pada contoh tag <big>
18.Tag <i>
 Digunakan untuk membuat teks cetak miring.
19.Tag <img>
Digunakan untuk menampilkan suatu gambar dari server.
20. Tag <input>
Digunakan untuk berinteraksi dengan pengguna dalam hal memasukkan data ke server. Input mempunyai banyak tipe, yaitu: button, checkbox, file, hidden, image, password, radio, reset, submit, dan text. Penggunaannya seperti pada contoh tag <form>.
21. Tag <li>
Digunakan untuk menampilkan simbol data berurut, seperti simbol bullet dan nomor. Untuk urutan bernomor diawali dengan tag <ol>, sedangkan untuk simbol bullet diawali dengan tag <ul>.
22. Tag <link>
Digunakan untuk mendefinisikan hubungan antara web yang dibuat dengan data atau aturan dari luar. Tag ini biasanya digunakan pada saat web menggnakan file css.
23. Tag <ol>
Digunakan untuk urutan data bernomor atau numerik juga alfabet. Penggunaannya seperti tag <li>
24. Tag <option>
Digunakan untuk mendefinisikan suatu elemen yang bisa dipilih dalam suatu daftar pilihan.
25. Tag <p>
Dipakai untuk mendefinisikan suatu paragraf.
26. Tag <style>
Digunakan untuk mendefinisikan bentuk bentuk dokumen.
27. Tag <sub>
Digunakan untuk membuat huruf/teks sub-script
28. Tag <sup>
Tag ini merupakan kebalikan dari subscript. Tag superscript ini biasanya digunakan untuk menulis huruf/teks matematika yang berbentuk pangkat.
29. Tag <table>
Dingunakan untuk mendefinisikan tabel dalam HTML. Selain digunakan untuk membuat layout tampilan table seperti pada umumnya, elemen tag ini juga sering digunakan utnuk membuat layout tampilan halaman web. Penggunaan tag ini biasanya disertai dnegan atribut-atribut lain. Beberapa atribut yang sering digunakan untuk membuat tampilan halaman, yaitu: align, bgcolor, border, cellpading, cellspacing, dan width. Tag yang digunakan untuk menentukan baris dan kolom tabel adalah <tr> dan <td>.
30. Tag <tr>
Digunakan untuk mendefinisikan baris dalam sebuah tabel.
31.Tag <td>
 Digunakan untuk mendefinisikan kolom (cell) pada baris dalam sebuah tabel. Beberapa atribut yang sering digunakan dalam tag ini antara lain: align, bgcolor, colspan, headers, height, rowspan, valign, dan width.
32.Tag <u>
Digunakan untuk memberi garis bawah suatu huruf/teks.
33.Tag <ul>
Digunakan untuk membuat simbol bullet dari daftar yang tidak terurut berdasar nomor. Penggunaan tag ini didalam tag <li>
Akhirnya selesai sudah penjelasan tentang Tag HTML. Semoga bermanfaat :) sampai jumpa pada post berikutnnya, bye.

Tuesday, 31 May 2016

Pengertian serta Sejarah PHP

Pengertian dan Sejarah PHP


 Eh, ketemu lagi mblo sama saya si Admin Tamvan :D. Kali ini kita akan membahas tentang PHP. Hah, PHP? PHP disini bukan Pemberi harapan palsu ye. Lah terus apa bang? Simak aja sampai habis :v

Definisi dan Fungsi PHP 

PHP berasal dari kata "Hypertext Preprocessor", yaitu bahsa pemrograman universal untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah situs web dan bisa digunakan bersamaan dengan HTML. Hayo, PHP aja bisa bersamaan dengan HTML. Masa kamu ga bisa bersamaan dengan do'i wkwk. Saat ini, PHP banyak dipakai untuk membuat program situs web dinamis. PHP juga menjadi pilihan lain dari ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, Coldfusion Macromedia JSP/Java Sun Microsystem, dan CGI/Perl untuk membuat dan menjalankan programnya.

PHP sebagai sekumpulan skrip atau bahasa program memiliki fungsi utama yaitu mampu mengumpulkan dan mengevaluasi hasil survey atau bentuk apapun ke server database dan pada tahap selanjutnya akan menciptakan efek beruntun. Efek beruntun PHP ini berupa tindakan dari skrip lain yang akan melakukan komunikasi dengan database, mengumpulkan dan mengelompokkan informasi, kemudian menampilkannya pada saat ada tami website memerlukannya.

Sejarah dan Perkembangan PHP

Rasmus Lerdorf merupakan pembuat PHP pertama kali pada tahun 1995. Pada masa itu, PHp merupakan kependekan dari "Personal Home Page" atau biasa dikenal sebagai situs personal bernama Form Inerpretted (FI). FI memiliki wujud berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. Pada tahap selanjutnhya, Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Langkah ini membuat kode sumber ini menjadi sumber terbuka sehingga menyebarkan banyak programmer tertarik ikut mengembangkan PHP.

PHP/FI 2.0 dirilis pada November 1997. Pada saat itu, interpreter PHP telah diimplementasikan dalam program C. Modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan juga disertakan. sedangkan pada tahun 1997 perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. kemudian pada Juni 1998 Zend merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikannya sebagai PHP 3.0 Dengan adanya peresmian tersebut, Singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP:Hypertext Preprocessing.

Perkembangan PHP selanjutnya yaitu berupa perilisan PHP 4.0 pada pertengahan tahun 1999 oleh Zend. PHP 4.0 merupakan interpreter terbaru dan merupakan versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad 21 ini. PHP 4.0 banyak dipakai karena mamiliki kemampuan membangun aplikasi web kompleks, tetapi tetap memilliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Akhirnya, pada juni 2004, Zend merilis PHP 5.0 adanya PHP 5.0 ini ditandai dengan perubahan besar pada inti interpreter PHP. Hal ini karena PHP 5.0 juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek..


Jadi gitu vroh perjalanan PHP ini, sangan panjang broh. Sama kayak perjalanan cinta elusama do'i yang melalui perjalanan panjang untuk sampai ke KUA :D hahaha. okeh sekian dari saya kali ini. si yu neks taim gaes :D


 



Monday, 30 May 2016

Mengenal C#

Mari mengenal C# atau C sharp

Hallo vroh, sebelumnya ane udah ngepost tentang HTML tapi belum terlalu lengkap  :v . Kali ini ane akan jelasin apa itu C# atau sering dipanggil C sharp.
Sebelum kita membahas tentang C#, alangkah baiknya kita mengetahui Framework .Net.

Apa itu Framework .NET?

Framework .Net adalah suatu komponen windows terintegrasi yang dibuat dengan tujuan untuk mendukung pengembangan berbagai jenis aplikasi, serta untuk menjalankan berbagai macam aplikasi generasi mendatang termasuk pengembangan aplikasi Web Service XML. Framework .NET didesain untuk memenuhi beberapa tujuan berikut ini :
  • Untuk menyediakan lingkungan kerja yang konsisten bagi bahasa pemrograman yang berorientasi objek ( Object Oriented Programming - OOP)
  • untuk menyediakan lingkungan kerja dalam mengeksekusi kode yang dapat meminimalisasi proses software  deployment dan menghindari konflik penggunaan versi software yang dibuat 
  • untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman dalam hal pengeksekusian kode, termasuk kode yang dibuat oleh pihak ketiga (third party)
  • untuk menyediakan lingkungan kerja yang dapat mengurangi maslah pada persialan performa dari kode atau dari lingkungan  interpreter-nya

Sekilas tentang C#

Pada tahun 2000, Microsoft meluncurkan bahasa pemrograman baru yang diberi nama C# Programming Language. C# dikembangkan oleh tim yang dipimpin Anders Hejlsberg dan Scott Wiltamuth. C# memiliki kesamaan bahasa dengan  C,C++, dan java, sehingga memudahkan developer yang sudah terbiasa dengan bahasa C untuk menggunakannya. C# mengambil fitur-fitur terbaik dari ketiga bahsa tersebut dan juga menambahkan fitur-fitur baru. C# adalah bahasa pemrograman object oriented dan memiliki class library yang sangat lengkap yang berisi prebuilt component, sehingga memudahkanprogrammer untuk men-develop program lebih cepat. C# juga distandarkan oleh Ecma International pada desember 2002. dengan menggunakan C# dapat dibuat bermacam aplikasi untuk mobile device. jadiiii, elu pada cukup belajar satu bahasa saja untuk mengembang kan berbagai macam aplikasi.

sekian ya, bayy :v

Mengenal HTML Lengkap

Mari Kenalan dengan HTML


Hai Coeg :v , yuk kenalan dengan HTML. Kenalan dengan HTML? sama calon mertua aja belum :D hahaha.Oke mari kita kupas  tuntas tentang HTML ini.

Pengenalan

Ada yang udah tau sama si HTML ini? HTML adalah singkatan dari HYPER TEXT MARKUP LANGUAGE. HTML adalah suatu bahasa yang dikenali oleh web browser untuk menampilkan informasidengan lebih menarik dibandingkan dengan teks biasa (plain text).

Struktur HTML

Karena HTML adalah sebuah bahasa, maka HTML memiliki aturan dan struktur tertentu untuk menulis perintah2nya yang biasa dinamakan dengan "TAG HTML". Aturan tsb diawali dengan lambang <tag> dan diakhiri dengan </tag>

Tag yang sering digunakan

1.Tag <!-->

Tag ini digunakan untuk menandai sebuah komentar suatu kode (script) dengan tanda ini, makabrowser tidak akan menerjemahkannya.

2.Tag <a>

Yaitu singkatan dari anchor, tag ini digunakan untuk membuat sebuah tautan atau link antar web.

3.Tag <b>

Tag ini digunakan untuk membuat teks cetak tebal.

4.Tag <big>

Sesuai dengan namanya, tag ini dibuat untuk membesarkan otong font.

5.Tag <body>

Merupakan bagian dari struktur HTML yang digunakan untuk menandai badan (body) suatu dokumen HTML.

6.Tag <br>
Ini digunakan untuk membuat paragraf baru. Atau mengakhiri suatu baris tulisan, lalu pindah ke baris baru di bawahnya.

7.Tag <button>

Digunakan Untuk membuat tombol di web browser. Biasanya digunakan untuk trigger suatu proses. Biasanya digunakan untuk trigger suatu proses.

Sebenarnya masih banyak lagi Tag-tag HTML, kapan2 saya post lagi lanjutannya. Ane ngantuk :D udah ya, BYE..